Mendatangi Tuhan untuk Menyampaikan Pelukan

Tahukah mengapa terkadang perasaanmu merasa tetap kosong dan kesepian? Apakah makanan, minuman, kecupan dari orang yang kamu harapkan hadir benar-benar membuat kesepian itu hilang dengan sempurna? Bukan benda dan nyawa itu.

Satu-satunya yang sesungguhnya kamu rindukan untuk mengisi kekosongan dan rasa sepi di hatimu adalah pelukan, kecupan, pengakuan diri sendiri, dan rasa syukur atas apa yang ada di hadapan mata sekarang.

Orang-orang terdekat saya mengatakan mengharapkan sesuatu pada diri orang lain hanya akan menimbulkan kekecewaan. Bahkan manusia bisa mengutuk kehidupannya sendiri karena kekecewaan yang didapati. Lebih parah lagi, manusia juga bisa menjadi tidak menghargai dirinya sendiri karena terlalu banyak kecewa.

Menurut saya, bukan mengharapkan sesuatu kepada orang lain yang membuat banyak hati patah dan kehilangan perasaan senang. Tapi penghargaan tentang diri sendiri yang sama sekali tidak realistis. Saat kamu tidak mengetahui kekurangan apa saja yang ada pada dirimu dan kamu tidak bisa menerima kelebihan ini saja yang Tuhan berikan.

Saya suka mendatangi Tuhan dan berdoa padanya untuk menyampaikan pelukan kepada diri sendiri, untuk menyampaikan diksi-diksi yang saya rindukan, seperti ini:

Mendatangi Tuhan untuk Menyampaikan Pelukan

Sekarang, saya akan mengatakan kalimat-kalimat indah di atas kepada Tuhan untuk menyampaikan kepada hati saya sendiri. Memeluk diri sendiri menjadi lebih mudah dan menjadi lebih menyenangkan. Dibenci 10 manusia mungkin akan sangat mengerikan, tapi akan lebih mematikan jika kamu dibenci 1 manusia, yaitu dirimu sendiri.

Pelukan 10 manusia mungkin terasa membanggakan, tapi pelukan 1 manusia yaitu dirimu sendiri itu sangat luar biasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa harus memilih sekolah di SMPIT Muhammadiyah Bireuen? Simak alasannya!

Intip Keseruan Outing Class SMPIT Muhammadiyah Bireuen: Mengunjungi Observatorium Hilal Aceh